Identifikasi Kerusakan Belt Pada Jalur New Inpit dan CHF 1 Tambang Air Laya Tanjung Enim PT. Bukit Asam, Tbk.

Authors

DOI:

https://doi.org/10.62278/jits.v1i3.29

Keywords:

Belt conveyor, jenis-jenis belt, kerusakan pada belt

Abstract

PT. Bukit Asam, Tbk. menggunakan belt conveyor sebagai media angkutan batubara. Coal Handling Facility (CHF) adalah jalur belt conveyor yang digunakan PT. Bukit Asam, Tbk. sebagai media angkut batubara dari stockpile menuju Train Loading station (TLS) untuk di distribusikan ke Dermaga Kertapati Palembang dan Pelabuhan Tarahan Lampung. Oleh sebab itu, belt conveyor merupakan hal yang sangat penting dan paling banyak digunakan di PT. Bukit Asam, Tbk. karena memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan penambangan konvensional. Serta menjadi ujung tombak dalam proses pengiriman batubara ke TLS untuk dikirim ke Dermaga dan Pelabuhan milik PT. Bukit Asam Tbk. Belt conveyor terbuat dari karet, dan merupakan media yang menampung dan mengangkut material pada sistem conveyor ini. Gaya gesek antara permukaan belt dan drive pulley, membuat gaya putar drive pulley menjadi gaya lurus belt conveyor. Belt yang digunakan pada PT. Bukit Asam, Tbk. memiliki macam- macam jenisnya seperti Fabric belt dan Steel cord belt. Adapun kerusakan pada belt yaitu belt miring, edge rubber terkikis, belt terkelupas, sobek, belah memanjang dan melintang hingga putusnya belt. Kerusakan tersebut terdapat penyebab dari setiap kerusakan seperti batu pack yang menghantam belt, dan cara pencegahannya yaitu meminimalisir material asing yang diangkut. Adapun dampak yang terjadi yaitu mengurangi terget produksi.

Author Biographies

Kosnia Kosnia, Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam

Program Studi Teknik Perawatan Alat Tambang

M. Syaiful, Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam

Program Studi Teknik Perawatan Alat Tambang

Joniken Lesmana, Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam

Program Studi Teknik Perawatan Alat Tambang

References

Erinofiardi, (2012). “Analisa Kerja Belt Conveyor 5857-V Kapasitas 600 Ton/Jam.” Jurnal Rekayasa Mesin, 3(3), 450-458.

Kenichi Uchino, (1986). “Course Notes For Group Training Course In Coal Science And Technology.” Kyushu University, Japan International Cooperation Agency, Fukuoka, Japan.

L. Grainger and J. Gibson, (1981). “Coal Utilisation: Technology, Economics & Policy.” Graham and Trotman Limited, London.

Masrubi B.E., dan Koesmono, (1979). “Ilmu Batuan.” Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Jakarta.

Michael J. Moran dan Howard N. Shapiro, (2006). “Fundamentals of Engineering Thermodynamics.” 5th Edition, John Wiley and Sons Ltd, West Sussex PO19 8SQ, England.

PT. Bukit Asam, (2007). “OPERATING INSTRUCTION TLS.” Tanjung Enim, Sumatera Selatan.

PUSLIT KIM-LIPI, (2003). “PELATIHAN TROUBLE-SHOOTING PERALATAN ELEKTRONIKA & DIGITAL.” Kompleks Puspiptek Gedung 420, Tangerang, Banten.

Robert A. Meyers, (1981). “Coal Handbook.” Marcel Dekker, Inc., New York.

Simanungkalit, P., et al., (2016). “Perencanaan Sistem Perawatan Alat Angkat Kapasitas 5 Ton dengan Metode Preventive Maintenance (Studi Kasus PT. Trikarya alam).” PROFISIENSI, 4(1), 47-57.

The Australasian Institute of Mining and Metallurgy And The University of Wollongong, (1994). “Maintenance In The Mining And Metallurgical Industries.” The University of Wollongong, Australia.

Wibowo, S. S., dkk., (2020). “Analisis Pembebanan Belt Conveyor Menggunakan Motor Induksi 3 fase 1, 5 kw Dan VSD Sebagai Speed Controller.” Jurnal Teknik: Ilmu Dan Aplikasi, 8(1), 91-96.

Downloads

Published

2024-06-19