Analisis Spasial Tingkat Ancaman Banjir di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Menggunakan Metode Overlay Berbasis Sistem Informasi Geografis
DOI:
https://doi.org/10.62278/jits.v3i2.79Keywords:
Ancaman Banjir, Baturaja Timur, Overlay, Sistem Informasi Geografi (SIG), SpasialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ancaman banjir di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, dengan memanfaatkan pendekatan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui metode overlay. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan enam parameter fisik utama, yaitu curah hujan, penggunaan lahan, elevasi, kemiringan lereng, kerapatan sungai, dan jenis tanah. Setiap parameter diberi skor dan bobot sesuai tingkat pengaruhnya terhadap potensi banjir, kemudian diproses secara spasial untuk menghasilkan peta tingkat ancaman banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Baturaja Timur terbagi dalam tiga kategori tingkat ancaman, yaitu rendah (5,23%), sedang (70,10%), dan tinggi (24,67%). Area dengan ancaman tinggi didominasi oleh kawasan permukiman padat ber-elevasi rendah dan berada dekat jaringan sungai, khususnya di Desa Sukaraya, Baturaja Lama, Kemelak Bindung Langit, dan sekitarnya. Temuan ini menegaskan bahwa perubahan penggunaan lahan, kondisi topografi, dan distribusi jaringan sungai sangat berperan dalam meningkatkan risiko banjir. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan tata ruang, penguatan kebijakan mitigasi bencana, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman banjir di wilayah tersebut.
References
Syawal, W. D., Sideng, U., & Arfan, A. (2025). Analisis spasial kerentanan fisik bencana banjir menggunakan metode overlay. Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 10(2), 168–181.
Muhammad, I. N., Sarpono, S., Wibowo, A., Setiawibawa, R., & Kurniadi, A. (2025). Spatial analysis of urban flood vulnerability using weighted overlay technique for identification of hazard zones in Greater Jakarta. JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya, 23(1), 223–238.
Veerman, V. A., Boreel, A., & Berhitu, P. T. (2025). Dinamika perubahan pemanfaatan lahan dan dampaknya terhadap debit air limpasan permukaan (runoff) di DAS Wailela. Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil: Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan dan Pertanian, 9(1), 63–76.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. (2024). Jumlah Curah Hujan Bulanan Kecamatan Batu Tahun 2024. Kayuagung: BMKG Kabupaten OKI.
Hidayatullah, M. A. (2022). Analisis Pengaruh Penggunaan Lahan Terhadap Terjadinya Banjir di Sub Daerah Aliran Sungai Saddang Hulu. Skripsi. Program Studi kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanudin.
Intergovernmental Panel on Climate Change. (2022). Climate Change 2022: Impacts, Adaptation, and Vulnerability. Contribution of Working Group II to the Sixth Assessment Report of the IPCC. Cambridge University Press.
Fauzi, R. A., & Septian, A. (2020). Analisis tingkat kerawanan banjir menggunakan metode overlay dan scoring berbasis sistem informasi geografis. Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan, 15(2), 87–97.
BMKG (2020). Buletin Hujan Bulanan BMKG Edisi Maret 2020. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
Listyani, R. A. (2019). Criticise of Van Zuidam Classification: A purpose of landform unit. Prosiding Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi XIV (ReTII), 332–337.
Nugraha, A. L. (2018). Peningkatan akurasi dan presisi analisa spasial pemodelan banjir Kota Semarang menggunakan kombinasi Sistem Informasi Geografis dan metode logika fuzzy. Teknik, 39(1), 16–24.
Hambali, R. (2017). Analisis hubungan bentuk DAS dengan debit banjir: Studi kasus DAS Kali Pesanggrahan, DAS Kali Krukut, dan DAS Kali Cipinang. Jurnal Agrikaltura, 10(4), 389–400.
Darmawan, M., & Theml, S. (2008). Katalog Metodologi Penyusunan Peta Geo Hazard dengan GIS. Aceh: Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD.
Asdak, C. (1995). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Luliana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















