Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS <p><strong>Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)</strong> adalah sebuah jurnal blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang Teknik dan Sains namun tak terbatas secara implisit. Semua publikasi di<strong> Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)</strong> bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun.</p> Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA en-US Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains 3025-8871 Pengelolaan Limbah B3 IUP Banko Barat PT. Bukit Asam Tbk. Site Tanjung Enim http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/76 <p>Kegiatan penambangan batubara di PT. Bukit Asam Tbk. IUP Banko Barat, menghasilkan berbagai jenis limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber dan jenis limbah B3, menganalisis mekanisme pengelolaan di Tempat Penyimpanan Sementara Terpadu (TPST) Blok Timur, serta mengkaji pemanfaatan oli bekas sebagai bahan bakar <em>Ammonium Nitrate Fuel Oil</em> (ANFO) dan kesiapsiagaan sistem tanggap darurat. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi data primer serta sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah B3 didominasi oleh oli bekas, aki bekas, dan limbah padat terkontaminasi, yang dikelola melalui proses pengumpulan, pengemasan, pelabelan, penyimpanan, transportasi, dan penyerahan ke pihak ketiga. Pemanfaatan oli bekas sebagai bahan bakar ANFO terbukti mengurangi volume limbah sekaligus menekan biaya operasional, namun memerlukan proses penyaringan dan izin lingkungan. Sistem tanggap darurat di TPST telah dilengkapi sarana keselamatan, prosedur evakuasi, dan peralatan penanggulangan insiden. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan limbah B3 yang terencana dan sesuai regulasi untuk mendukung keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan.</p> Astrid Fadhilah Putra Putra Nanda Fathurrahman Andrawina Andrawina Copyright (c) 2025 Astrid Fadhilah, Putra Putra, Nanda Fathurrahman, Andrawina Andrawina https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-02 2025-12-02 3 2 208 218 10.62278/jits.v3i2.76 Penanganan Swabakar Batubara dengan Menggunakan Metode Injeksi Kimia dan Metode Konvensional di PT. X http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/78 <p>Fenomena swabakar (<em>spontaneous combustion</em>) pada batubara merupakan salah satu permasalahan utama yang sering terjadi pada area <em>stockpile</em>, terutama akibat pengelolaan yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya swabakar serta mengevaluasi efektivitas penanganan menggunakan dua metode berbeda, yaitu metode injeksi kimia dan metode konvensional di PT. X. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab swabakar di <em>stockpile</em> adalah ketinggian timbunan yang melebihi standar (23 meter), sistem<em> drainage</em> yang tidak berfungsi dengan baik, serta kurangnya pengawasan terhadap suhu dan ukuran partikel batubara. Metode injeksi kimia terbukti lebih efektif dalam menurunkan suhu dan menghambat reaksi oksidasi batubara dibandingkan metode konvensional, karena bahan kimia dapat menembus hingga ke titik panas batubara. Sementara itu, metode konvensional seperti pembongkaran dan pemadatan ulang hanya bersifat sementara dan tidak mampu mencegah terulangnya swabakar. Dengan demikian, penerapan metode injeksi kimia yang terencana, disertai manajemen <em>stockpile </em>yang baik dan pemantauan suhu secara berkala, dapat menjadi solusi efektif dalam upaya pencegahan dan penanganan swabakar pada batubara di PT. X.</p> Andrawina Andrawina Copyright (c) 2025 Andrawina Andrawina https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-02 2025-12-02 3 2 219 224 10.62278/jits.v3i2.78 Analisis Spasial Tingkat Ancaman Banjir di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Menggunakan Metode Overlay Berbasis Sistem Informasi Geografis http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/79 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ancaman banjir di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, dengan memanfaatkan pendekatan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui metode <em>overlay</em>. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan enam parameter fisik utama, yaitu curah hujan, penggunaan lahan, elevasi, kemiringan lereng, kerapatan sungai, dan jenis tanah. Setiap parameter diberi skor dan bobot sesuai tingkat pengaruhnya terhadap potensi banjir, kemudian diproses secara spasial untuk menghasilkan peta tingkat ancaman banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Baturaja Timur terbagi dalam tiga kategori tingkat ancaman, yaitu rendah (5,23%), sedang (70,10%), dan tinggi (24,67%). Area dengan ancaman tinggi didominasi oleh kawasan permukiman padat ber-elevasi rendah dan berada dekat jaringan sungai, khususnya di Desa Sukaraya, Baturaja Lama, Kemelak Bindung Langit, dan sekitarnya. Temuan ini menegaskan bahwa perubahan penggunaan lahan, kondisi topografi, dan distribusi jaringan sungai sangat berperan dalam meningkatkan risiko banjir. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan tata ruang, penguatan kebijakan mitigasi bencana, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman banjir di wilayah tersebut.</p> Luliana Copyright (c) 2025 Luliana https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-02 2025-12-02 3 2 225 234 10.62278/jits.v3i2.79 Karakterisasi Komposisi Kimia dan Homogenitas Paduan Al–Mg–Si Hasil Squeeze Casting untuk Aplikasi Pertambangan http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/80 <p>Paduan aluminium Al-Mg-Si dikenal sebagai material struktural ringan dengan ketahanan korosi yang tinggi dan kemampuan penguatan melalui mekanisme presipitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi kimia aktual serta implikasi metalurgi dari paduan Al–Mg-Si yang diproduksi menggunakan metode <em>squeeze casting</em>. Proses pengecoran dilakukan pada temperatur peleburan 850 °C, temperatur cetakan 300 °C, dan tekanan 76 MPa selama 10 menit, kemudian dilakukan perlakuan homogenisasi. Pengujian komposisi kimia menggunakan metode <em>Optical Emission Spectroscopy</em> (OES) dilakukan pada dua titik sampel (atas dan bawah) untuk menilai keseragaman distribusi unsur. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan Mg (1,06%) dan Si (0,63%) berada dalam rentang nilai yang ditargetkan, menandakan tingkat homogenitas yang baik. Kandungan unsur pengotor seperti Fe, Cu, dan Mn berada di bawah 0,1 %, yang mengindikasikan rendahnya risiko pembentukan fasa intermetalik getas seperti Al₅FeSi. Komposisi ini memungkinkan terbentuknya fasa Mg₂Si sebagai presipitat penguat utama dan memberikan stabilitas mikrostruktur yang diperlukan untuk aplikasi struktural. Dengan karakteristik tersebut, paduan ini berpotensi diterapkan pada aplikasi struktural di lingkungan ekstrem, seperti industri pertambangan, di mana dibutuhkan material yang ringan, tahan korosi, dan memiliki kestabilan mekanik jangka panjang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan paduan aluminium melalui teknik <em>squeeze casting</em> untuk memenuhi kebutuhan material pada sistem monitoring tambang, casing instrumen, serta komponen ringan di lingkungan kerja yang ekstrem.</p> Venty Lestari Copyright (c) 2025 Venty Lestari https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-02 2025-12-02 3 2 235 241 10.62278/jits.v3i2.80 Nilai Peak Ground Acceleration Pada Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/81 <p>Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas seismik tinggi akibat keberadaannya pada zona pertemuan lempeng tektonik. Kecamatan Berbah, yang dilalui oleh Sesar Opak sebagai struktur aktif utama, memiliki tingkat kerawanan gempabumi yang signifikan. Untuk memahami potensi bahaya seismik di wilayah tersebut, penelitian ini mengestimasi nilai percepatan tanah maksimum (<em>Peak Ground Acceleration</em>/PGA) pada batuan dasar dan permukaan menggunakan rumus atenuasi McGuire (1977), yang sesuai untuk zona subduksi dan wilayah dengan dominasi gempa dangkal hingga menengah. Estimasi dilakukan menggunakan 110 titik pengamatan dengan jarak antar titik ±900 meter, berdasarkan parameter gempabumi Yogyakarta tahun 2006 bermagnitudo 6,3 Mw. Hasil pemodelan menunjukkan nilai PGA berkisar antara 32,3 hingga 37,4 gal dengan pola gradasi yang meningkat dari utara ke selatan. Bagian selatan Berbah memiliki nilai PGA tertinggi akibat kedekatannya dengan Sesar Opak serta keberadaan sedimen permukaan yang lebih lepas sehingga memperkuat amplifikasi gelombang seismik. Sementara itu, bagian utara menunjukkan nilai PGA lebih rendah karena didominasi litologi vulkanik muda Merapi yang lebih kompak. Temuan ini menegaskan pentingnya kajian geologi lokal dalam pemetaan bahaya seismik serta perlunya prioritas mitigasi pada wilayah selatan Kecamatan Berbah.</p> Adelia Saras Nugraheni Copyright (c) 2025 Adelia Saras Nugraheni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-02 2025-12-02 3 2 242 247 10.62278/jits.v3i2.81 Analisis Proksimat dan Ultimat Batubara Pada Sumur Bor AR_29 Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/82 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi parameter kualitas batubara pada tiga lapisan (<em>Seam</em> A, B, dan C) yang terpotong oleh sumur bor AR_29 di Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan, yang dikenal sebagai salah satu sentral penghasil batubara terbesar di Indonesia. Kualitas batubara ditentukan melalui analisis proksimat dan ultimat untuk mengukur <em>Total Moisture (TM), Volatile Matter (VM), Fixed Carbon (FC), Ash Content (Ash), Total Sulfur (TS), </em>dan <em>Calorific Value (CV)</em>. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang saling berkaitan antara parameter kualitas dengan nilai kalor batubara. Ditemukan bahwa nilai <em>Total Moisture (TM) , Volatile Matter (VM)</em> , dan <em>Ash Content (Ash)</em> berbanding terbalik dengan nilai kalor (CV). Sebaliknya, <em>Fixed Carbon (FC) </em>dan<em> Total Sulfur (TS)</em> berbanding lurus dengan nilai kalor. Lapisan batubara <em>Seam</em> A memiliki kualitas terendah dengan nilai kalor 6395 kkal/kg. Hal ini disebabkan oleh kandungan TM (13,7%), VM (40,9%), dan Ash (5%) tertinggi, serta FC (44,2%) dan TS (0,23%) terendah. Sementara itu, lapisan <em>Seam</em> C memiliki kualitas terbaik dengan nilai kalor 6423 kkal/kg. Nilai kalor yang tinggi ini didukung oleh kandungan TM (10,4%), VM (38,7%), dan Ash (2,3%) yang paling rendah, serta kandungan FC (45,2%) dan TS (0,87%) yang paling tinggi. Perbedaan kualitas ini juga dapat dipengaruhi oleh faktor kedalaman lapisan batubara.</p> Ridho Rizky Amanda Copyright (c) 2025 Ridho Rizky Amanda https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-02 2025-12-02 3 2 248 253 10.62278/jits.v3i2.82 Studi Literatur: Pengaruh Nilai UCS Dalam Menentukan Faktor Keamanan Lereng Batuan Di Indonesia http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/84 <p>Kestabilan lereng batuan merupakan aspek kritis dalam rekayasa geoteknik, khususnya di Indonesia yang memiliki topografi kompleks dengan dominasi batuan vulkanik. Nilai Uniaxial Compressive Strength (UCS) merupakan parameter fundamental yang mempengaruhi perhitungan faktor keamanan lereng. Penelitian ini bertujuan melakukan tinjauan literatur sistematis terhadap pengaruh nilai UCS dalam menentukan faktor keamanan lereng batuan vulkanik di Indonesia, dengan fokus pada potongan jalan dan lereng alami periode 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan nilai UCS batuan vulkanik Indonesia berkisar 50-100 MPa dengan korelasi positif terhadap faktor keamanan, dimana peningkatan UCS sebesar 10 MPa dapat meningkatkan faktor keamanan hingga 0.14. Kombinasi UCS dengan parameter GSI (65-85) menghasilkan prediksi faktor keamanan yang lebih akurat (FS = 1.2-2.6). Pelapukan tropis menyebabkan degradasi UCS hingga 60-70% pada zona permukaan (0-3 m). Kondisi hidrologi menunjukkan pengaruh dominan dimana peningkatan muka air tanah 70 m dapat menurunkan faktor keamanan hingga di bawah 1.2. Implikasi praktis menekankan pentingnya pengujian UCS representatif, klasifikasi massa batuan terintegrasi, dan prioritas manajemen hidrologi untuk meningkatkan faktor keamanan lereng batuan vulkanik di Indonesia.</p> Arief Pambudi Nugraha Copyright (c) 2025 Arief Pambudi Nugraha https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-02 2025-12-02 3 2 254 259 10.62278/jits.v3i2.84 Optimalisi Kinerja dan Keselamatan Kerja Melalui Implementasi Prosedur Pemeriksaan dan Pengecekan Harian (P2H) Unit Wheel Loader WA-200-5 di Pabrik Briket Tanjung Enim PT. Bukit Asam Tbk. http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/83 <p>Penelitian ini dilakukan melalui praktik langsung di Pabrik Briket dengan tujuan untuk mendapatkan Prosedur Pemeriksaan dan Pengecekan Harian (P2H) pada unit <em>Wheel Loader</em> WA 200-5 yang rutin digunakan di pabrik tersebut. Selain praktik lapangan, proses penelitian juga mencakup sesi tanya jawab dan wawancara langsung dengan operator serta staf yang bekerja di Pabrik Briket Tanjung Enim PT. Bukit Asam Tbk. Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi mendetail mengenai prosedur pemeriksaan dan pengecekan yang diterapkan pada unit <em>Wheel Loader</em> WA 200-5. Selain itu, dilakukan pengamatan dan pengambilan data terkait durasi operasional, khususnya untuk membedakan waktu <em>standby on</em> dan <em>standby off</em> pada unit <em>Wheel Loader</em> tersebut. Pengumpulan data ini berlangsung sejak tanggal 2 Juni 2025 hingga 25 Juli 2025. Dengan demikian, diperoleh data yang valid mengenai Prosedur Pemeriksaan dan Pengecekan Harian (P2H) untuk unit <em>Wheel Loader</em> yang kemudian diterapkan secara rutin dan berkala di Pabrik Briket Tanjung Enim PT. Bukit Asam Tbk. Penelitian ini memberikan gambaran jelas terkait efisiensi dan pelaksanaan prosedur pemeriksaan harian alat tersebut.</p> Sarmidi Sarmidi Muhammad Faisal Yulius Mases Nurbaiti Nurbaiti Indra Nuryanneti Copyright (c) 2025 Sarmidi Sarmidi, Muhammad Faisal, Yulius Mases, Nurbaiti Nurbaiti, Indra Nuryanneti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-05 2025-12-05 3 2 260 268 10.62278/jits.v3i2.83 Peran Hasil Oil Sampling Sebagai Indikator Kerusakan Komponen Internal Pada Unit Belaz 75135 Dengan Metode Program Analisis Pelumasan http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/88 <p>Kegiatan perawatan alat berat di industri pertambangan memegang peranan penting dalam menjaga kinerja unit agar tetap optimal. Salah satu metode perawatan prediktif yang digunakan adalah Program Analisis Pelumasan (PAP), yaitu analisis terhadap sampel oli untuk mendeteksi adanya indikasi kerusakan internal tanpa membongkar komponen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran hasil Sampel Oli (<em>oil sampling) </em>sebagai indikator dini kerusakan komponen internal pada unit <em>dump truck</em> BELAZ 75135 di PT Bukit Asam Tbk. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan teknisi lapangan, serta studi literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan logam aus (<em>wear metal</em>) seperti Fe, Cu, Pb, dan kontaminan seperti air, jelaga, serta degradasi aditif dalam oli dapat mengindikasikan kondisi abnormal pada komponen seperti <em>engine, hydraulic system</em>, dan <em>final drive.</em> Selain itu, ketepatan metode pengambilan sampel oli berpengaruh signifikan terhadap validitas hasil analisis. Temuan ini menunjukkan bahwa PAP merupakan alat diagnosis efektif dalam mencegah <em>breakdown</em> dini serta meningkatkan efisiensi perawatan. Implikasi dari studi ini diharapkan dapat diterapkan sebagai referensi teknis dalam pemeliharaan alat berat berbasis kondisi (<em>condition-based maintenance</em>).</p> Joniken Lesmana Sandy Prasetia Copyright (c) 2025 Joniken Lesmana, Sandy Prasetia https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-11 2025-12-11 3 2 269 276 10.62278/jits.v3i2.88 Analisis dan Diagnostik Inefisiensi Sistem Presensi Konvensional dan Strategi Transformasi Digital Berbasis Face Recognition Terintegrasi Pada SDN 012 Balikpapan http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/96 <p>Di era disrupsi teknologi, efisiensi administrasi pada institusi pendidikan dasar menjadi determinan utama dalam mewujudkan tata kelola sekolah yang akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis <em>diagnostik</em> mendalam terhadap sistem presensi siswa di SDN 012 Balikpapan yang hingga saat ini masih mengandalkan metodologi manual berbasis kertas. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya beban klerikal guru yang berimplikasi pada penurunan kualitas instruksional. Dengan mengadopsi metodologi <em>deskriptif kualitatif</em> melalui kerangka analisis PIECES (<em>Performance, Information, Economics, Control, Efficiency, Service</em>), penelitian ini membedah setiap lapisan sistem berjalan. Hasil investigasi empiris menunjukkan adanya inefisiensi kronis di mana rekapitulasi data menyerap 15-20% jam kerja produktif guru, disertai risiko integritas data yang tinggi. Sebagai solusi strategis, penelitian ini merekonstruksi model presensi menggunakan teknologi <em>Face Recognition</em> yang mampu melakukan otomasi rekapitulasi mencakup <em>variabel temporal</em> dan akademik secara presisi. Keunggulan sistem yang diusulkan terletak pada integrasi data <em>real-time</em> ke Ruang Guru dalam format spreadsheet dan bukti visual (foto). Penelitian ini menyimpulkan bahwa transisi biometrik digital adalah prasyarat mutlak untuk meningkatkan standar profesionalisme administrasi di SDN 012 Balikpapan.</p> Rauda Tuljannah Alif Andhika Putra Nugroho Yustian Servanda Shinta Palupi Copyright (c) 2025 Rauda Tuljannah, Alif Andhika Putra Nugroho, Yustian Servanda, Shinta Palupi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-27 2025-12-27 3 2 277 282 10.62278/jits.v3i2.96 Analisa Produktivitas Alat Gali Muat Shovel Komatsu PC 3000 Di Penambangan Pit 2 Swakelola 1 Tambang Banko Barat PT. Bukit Asam, Tbk http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/86 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas alat gali-muat Shovel Komatsu PC3000 pada kegiatan penambangan di area <em>front</em> swakelola. Evaluasi dilakukan untuk memperoleh gambaran kinerja aktual alat guna mendukung pencapaian target produksi yang telah ditetapkan perusahaan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap aktivitas alat di lapangan, terutama untuk memperoleh data <em>cycle time</em> yang mencakup waktu penggalian, pengisian <em>bucket</em>, ayunan ke arah dump truck, pembuangan material, serta ayunan kembali ke posisi awal. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa produktivitas aktual alat mencapai 1.043 BCM per jam dan setara dengan 625.800 BCM per bulan. Nilai ini menunjukkan adanya selisih dibandingkan dengan target produksi ideal, yang mengindikasikan perlunya evaluasi lebih lanjut terhadap faktor-faktor operasional yang memengaruhi kinerja alat. Beberapa faktor yang berpotensi menyebabkan penurunan produktivitas meliputi kondisi fisik lokasi kerja, fragmentasi material, efisiensi operator, waktu tunggu antaralat, serta kondisi teknis alat selama operasi. Temuan ini memperlihatkan bahwa pengelolaan waktu kerja alat dan penerapan praktik operasi yang lebih efisien menjadi aspek penting untuk ditingkatkan. Selain itu, pemeliharaan preventif dan perencanaan sequence penambangan yang lebih optimal dapat mendukung peningkatan <em>output</em> alat secara signifikanProduktivitas shovel pada bulan Juni tercatat sebesar 1.043 BCM/jam, dengan total capaian bulanan sebesar 625.800 BCM. Jika dibandingkan dengan target perusahaan yaitu 900 BCM/jam, maka produktivitas alat gali-muat tersebut telah memenuhi bahkan melampaui target produksi bulan tersebut. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi peningkatan produktivitas alat berat, yang pada akhirnya berimplikasi pada pencapaian target produksi dan efisiensi biaya operasional dalam kegiatan penambangan.</p> Indra Nuryanneti Siti Nurjanah Ego Prasetiyo Copyright (c) 2025 Indra Nuryanneti, Siti Nurjanah, Ego Prasetiyo https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-31 2025-12-31 3 2 283 289 10.62278/jits.v3i2.86 Kajian Deontologis dan Regulasi: Memformulasikan Kode Etik Insinyur Tambang Berbasis Prinsip Lingkungan dan Keberlanjutan Energi Terbarukan http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/89 <p>Industri pertambangan berada di persimpangan kritis antara tuntutan produksi sumber daya mineral dan imperatif global menuju keberlanjutan lingkungan dan transisi energi. Profesi insinyur tambang, sebagai pengambil keputusan teknis, memegang peran sentral dalam menavigasi dilema ini. Penelitian konseptual ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis kerangka Kode Etik Insinyur yang berlaku dan memformulasikan prinsip-prinsip etika tambahan yang mengintegrasikan secara eksplisit prinsip lingkungan (<em>stewardship</em>) dan efisiensi energi terbarukan. Melalui pendekatan deontologis dan teleologis, ditemukan bahwa kode etik saat ini cenderung menafsirkan tanggung jawab lingkungan sebagai kepatuhan regulasi (standar minimal). Kami merekomendasikan Prinsip <em>Stewardship</em> Energi dan Kewajiban Integrasi KET sebagai komponen wajib dalam etika profesi, mendorong insinyur untuk menjadi pelopor keberlanjutan dan aktif mengurangi jejak karbon melalui optimalisasi operasional alat berat dan pemanfaatan sumber daya energi bersih</p> Yulius Mases Sarmidi Sarmidi Putra Putra Copyright (c) 2025 Yulius Mases, Sarmidi Sarmidi, Putra Putra https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-31 2025-12-31 3 2 290 293 10.62278/jits.v3i2.89 Analisis Cacat Fisik Ingot Timah Pada Proses Casting Manual Di Unit Metalurgi Muntok PT. Timah, Tbk. http://jurnal.akipba.ac.id/index.php/JITS/article/view/93 <p>Proses pengecoran manual masih digunakan secara luas dalam produksi ingot timah di Unit Metalurgi PT Timah Tbk. Meskipun metode ini memiliki fleksibilitas tinggi, variasi operasional yang terjadi pada tahap pencairan, penuangan, dan pembekuan sering mempengaruhi kualitas produk dan memicu timbulnya cacat fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis cacat fisik yang muncul pada ingot timah, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta mengevaluasi efektivitas parameter proses yang berlangsung pada <em>kettle</em> 7 dan <em>kettle</em> 8. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif melalui pengamatan langsung pada proses casting, pencatatan temperatur logam cair pada berbagai putaran penuangan, serta pendataan jumlah cacat fisik dan afkir produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat fisik dipengaruhi oleh ketidakstabilan temperatur <em>kettle</em>, getaran akibat proses stering, variasi kondisi meja cetak, dan faktor manusia. Persentase cacat di lapangan berada pada kisaran 0,96–4,47%, dengan batch 19.B.998 dan 19.B.1017 memiliki cacat tertinggi. Inkonsistensi antara afkir lapangan dan afkir gudang turut mengindikasikan perbedaan standar inspeksi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian temperatur, stabilitas mekanik, serta peningkatan prosedur kerja operator guna meminimalkan cacat fisik dan menjaga konsistensi mutu ingot timah.</p> Triana Prihatin Gilang Putra Gemaut Copyright (c) 2025 Triana Prihatin, Gilang Putra Gemaut https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-31 2025-12-31 3 2 294 300 10.62278/jits.v3i2.93