Persepsi Pemangku Kepentingan tentang Penerapan Konsep Konstruksi Hijau dalam Proyek Infrastruktur di Indonesia: Studi Kualitatif

Authors

  • M Efrizal Lubis Universitas Simalungun
  • Unggul Sitorus Universitas Simalungun
  • Novdin M Sianturi Universitas Simalungun

DOI:

https://doi.org/10.62278/jits.v4i1.131

Keywords:

green construction, infrastruktur berkelanjutan, konstruksi berkelanjutan, persepsi pemangku kepentingan, studi kepustakaan

Abstract

Sektor konstruksi memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur, namun juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap degradasi lingkungan sehingga penerapan konsep green construction menjadi sangat penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pemangku kepentingan terhadap penerapan konsep green construction pada proyek infrastruktur di Indonesia serta mengidentifikasi hambatan dan strategi utama yang memengaruhi implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan mensintesis artikel ilmiah, regulasi pemerintah, dan laporan institusional. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul secara konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pemangku kepentingan pada umumnya memiliki persepsi positif terhadap green construction karena manfaatnya bagi lingkungan dan ekonomi jangka panjang. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan yang saling berkaitan, meliputi aspek ekonomi, teknis, kelembagaan, dan sosial-budaya, seperti tingginya biaya investasi awal, keterbatasan kompetensi teknis, belum konsistennya penegakan kebijakan, serta rendahnya kesadaran sebagian pemangku kepentingan. Penelitian ini menegaskan bahwa implementasi green construction memerlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas, penyediaan insentif finansial, serta kolaborasi yang efektif antarpemangku kepentingan. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi konseptual terhadap pengembangan literatur konstruksi berkelanjutan sekaligus menjadi masukan praktis bagi pembuat kebijakan dan praktisi dalam mempercepat penerapan green construction di Indonesia.

Author Biographies

M Efrizal Lubis, Universitas Simalungun

Fakultas Teknik

Unggul Sitorus, Universitas Simalungun

Fakultas Teknik

Novdin M Sianturi, Universitas Simalungun

Fakultas Teknik

References

Bowen, G. A. (2009). Document Analysis as a Qualitative Research Method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using Thematic Analysis in Psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Chan, A. P. C., Darko, A., Olanipekun, A. O., & Ameyaw, E. E. (2018). Critical Barriers to Green Building Technologies Adoption in Developing Countries: The Case of Ghana. Journal of Cleaner Production, 172, 1067–1079. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2017.10.235

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Darko, A., & Chan, A. P. C. (2017). Review of Barriers to Green Building Adoption. Sustainable Development, 25(3), 167–179. https://doi.org/10.1002/sd.1651

Häkkinen, T., & Belloni, K. (2011). Barriers and Drivers for Sustainable Building. Building Research & Information, 39(3), 239–255. https://doi.org/10.1080/09613218.2011.561948

Hwang, B.-G., & Tan, J. S. (2012). Green Building Project Management: Obstacles and Solutions for Sustainable Development. Sustainable Development, 20(5), 335–349.

Kibert, C. J. (2016). Sustainable Construction: Green Building Design and Delivery (4th ed.). John Wiley & Sons.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Sage Publications.

Linggo, J. C. X., & Sutandi, A. (2023). Identifikasi Tantangan dalam Penerapan Green Building di Jakarta. Jurnal Mitra Teknik Sipil, 6(4). https://doi.org/10.24912/jmts.v6i4.24964

Ministry of Public Works, & Housing. (2022). Sustainable Infrastructure Development Report in Indonesia.

Osei-Kyei, R., & Chan, A. P. C. (2015). Review of Studies on the Critical Success Factors for Public–Private Partnership (PPP) Projects from 1990 to 2013. International Journal of Project Management, 33(6), 1335–1346.

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., & others. (2021). The PRISMA 2020 Statement: An Updated Guideline for Reporting Systematic Reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Shen, L. Y., Zhang, Z., & Long, Z. (2017). Significant Barriers to Green Procurement in Real Estate Development. Resources, Conservation and Recycling, 116, 160–168.

Sutrisna, M., Goulding, J., Suhendri, H., & others. (2016). Breaking through the Barriers to Green Building Movement in Indonesia: Insights from Building Occupants. Energy Procedia, 100, 469–474. https://doi.org/10.1016/j.egypro.2016.10.204

United Nations Environment Programme. (2021). 2021 Global Status Report for Buildings and Construction.

Windapo, A. O., & Goulding, J. S. (2015). Understanding the Gap Between Green Building Practice and Legislation Requirements in South Africa. Smart and Sustainable Built Environment, 4(1), 67–96. https://doi.org/10.1108/SASBE-01-2014-0002

Zuo, J., & Zhao, Z. Y. (2014). Green Building Research–Current Status and Future Agenda: A Review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 30, 271–281.

Downloads

Published

2026-08-01