Nilai Ground Shear Strain Pada Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman

Authors

DOI:

https://doi.org/10.62278/jits.v4i1.145

Keywords:

Ground Shear Strain, HVSR, Indeks Kerentanan Seismik, Kecamatan Berbah, PGA

Abstract

Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berada pada zona transisi antara endapan vulkanik Gunung Merapi di bagian utara dan zona aktif Sesar Opak di bagian selatan, sehingga tergolong wilayah rawan guncangan gempa bumi. Kondisi geologi yang bervariasi antarwilayah menyebabkan respons tanah terhadap gelombang seismik juga bervariasi, sehingga diperlukan kajian mengenai potensi deformasi tanah melalui parameter Ground Shear Strain (GSS). Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai GSS di empat desa, yaitu Jogotirto, Kalitirto, Sendangtirto, dan Tegaltirto, sebagai indikator potensi deformasi tanah akibat aktivitas seismik. Nilai GSS dihitung dengan memanfaatkan data sekunder hasil akuisisi mikroseismik yang telah diolah menggunakan metode HVSR dari penelitian sebelumnya, meliputi nilai indeks kerentanan seismik (Kg) dan percepatan tanah maksimum (PGA), mengacu pada persamaan Nakamura (γ = Kg × 10⁻⁶ × αmax). Hasil penelitian menunjukkan nilai GSS di Kecamatan Berbah berkisar antara 8,063 × 10⁻³ hingga 1,460 × 10⁻². Nilai tertinggi terkonsentrasi di bagian tengah hingga selatan Desa Tegaltirto, serta sebagian selatan Kalitirto dan tenggara Jogotirto, sedangkan nilai terendah tersebar di sebagian besar Sendangtirto, barat laut Kalitirto, dan bagian tengah Jogotirto. Berdasarkan klasifikasi Ishihara (1982), nilai GSS di wilayah penelitian tergolong dalam kategori elastoplastis hingga mendekati kategori keruntuhan, dengan Tegaltirto sebagai wilayah yang paling berpotensi mengalami penurunan tanah, pemadatan, dan likuefaksi akibat kedekatannya dengan Sesar Opak dan sedimen permukaan yang relatif longgar. Hasil ini menegaskan bahwa Tegaltirto perlu menjadi prioritas utama dalam upaya mitigasi bencana dan perencanaan pembangunan infrastruktur tahan gempa di Kecamatan Berbah.

Author Biographies

Adelia Saras Nugraheni, Universitas Sriwijaya

Program Studi Teknik Geologi

Dwi Wahyu Hardiyanto, Universitas Tridinanti

Program Studi Teknik Pertambangan

Luliana Luliana, Universitas Sriwijaya

Program Studi Teknik Geologi

Idarwati Idarwati, Universitas Sriwijaya

Program Studi Teknik Geologi

References

Awaliyah, I. A., Hadi, A. I., Farid, M., Fadli, D. I., Akbar, A. J., & Refrizon. (2023). Microzonation Site Effects and Shear Strain during Earthquake Induced Landslide Using HVSR Measurement in Ulu Mana Sub-District, South Bengkulu Regency Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(2), 592–599. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i2.2961

Chasanah, U., Handoyo, E., Rahmawati, N. N., & Musfiana, M. (2022). Mapping Risk Level Based on Peak Ground Acceleration and Earthquake Intensity Using Multi-event Earthquake Data in Malang Regency , East Java , Indonesia. Jurnal Ilmu Fisika | Universitas Andalas, 14(1), 64–72. https://doi.org/https://doi.org/10.25077/jif.14.1.64-72.2022

Haniifah, D. R. (2023). PENYUSUNAN PETA KERENTANAN GEMPA DI BERBAH KABUPATEN SLEMAN MENGGUNAKAN METODE HORIZONTAL TO VERTICAL SPECTRAL RATIO (HVSR) BERDASARKAN PENGUKURAN MIKROTREMOR DI LAPANGAN [Universitas Islam Indonesia]. https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/42791/19511241.pdf?sequence=1&isAllowed=y

Mala, H. U., Lalus, H. F., Nanlohy, P., & Elake, A. Y. (2021). Ground shear strain value based on microseismic data in Oebelo, Kupang NTT. Journal of Physics: Conference Series, 2017(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/2017/1/012007

Nugraheni, A. S., Budi, N., & Yudianto, D. (2023). Modeling Of Liquefaction Potential Zone Using The Global Geospatial Model ( Case Study : Special Region of Yogyakarta and Klaten Regency ). Jurnal Geofisika, 21(01), 1–9. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.36435/jgf.v21i1.529

Nugraheni, A. S., Setianto, A., & Setiawan, H. (2024). Comparison of Vs 30 Value from Microtremor Data Based on SPT Drill Test of Young Merapi Deposits in Opak River , Yogyakarta. 5(2), 101–110. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/jgrs.ft.unila.304

PusGeN. (2017). Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017. In Pusat Litbang Perumahan dan Pemukiman, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta.

Rahardjo, W., Sukandarrumidi, & Rosidi, H. M. . (1995). Peta Geologi Lembar Yogyakarta, Jawa. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.

Raharjo, F. D., & Ahadi, S. (2024). ESTIMATION MODEL PEAK GROUND ACCELERATION AT BEDROCK AND SURFACE OF THE PASAMAN BARAT EARTHQUAKE ON. Indonesian Journal of Applied Physics (IJAP), 14(1), 34–44. https://doi.org/https://doi.org/10.13057/ijap.v14i1.72221

Santoso. (2009). Morfologi dan umur perpindahan alur sungai opak di daerah berbah sleman. 19(4), 239–249.

Ulfiana, E., Rumy, S. A., Pratama, R., & Ariyanto, P. (2018). Analisis Pendekatan Empiris PGA (Peak Ground Acceleration) Pulau Bali Menggunakan Metode Donovan, Mc. Guirre, Dan M.V. Mickey. Jurnal Ilmu Dan Inovasi Fisika, 2(2), 155–161. https://doi.org/10.24198/jiif.v2i2.19730

Zeroual, S., Bouchelouh, A., Kessasra, F., Oubaiche, E. H., Bensalem, R., Hattab, A., & Machane, D. (2025). Site response measurements and implications for soil deformation using geophysical and geotechnical characterization of Djen-Djen Port, Jijel, Northeast Algeria. Journal of Applied Geophysics, 232(November 2024), 105568. https://doi.org/10.1016/j.jappgeo.2024.105568

Downloads

Published

2026-08-08