Perbandingan Metode Uji Analisa ASTM dan BS ISO Dalam Monitoring Pengiriman Batubara Ke PLTU Bukit Asam
DOI:
https://doi.org/10.62278/jits.v1i2.21Keywords:
ASTM, Batubara, BS, Metode uji, PerbandinganAbstract
Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri tambang batubara memerlukan kendali mutu pada produk mereka agar dapat menjaga kualitas dan mendapat kepercayaan konsumen dengan menjaga parameter didalamnya meliputi kadar air, kelembapan, zat terbang, kadar abu, karbon tertambat, total sulpur, dan kalori dalam batubara. Penelitian ini dilakukan di PT. Bukit Asam Tbk. dengan membandingkan metode uji Analisa dari dua standar pengujian yang berbeda, Pengujian pertama menggunakan American Society for Testing Materials (ASTM) lalu pengujian kedua menggunakan British Standard (BS) dengan perbandingan suhu, waktu, dan ukuran. Hasil dari penelitian ini menunjukan perbandingan dari kedua metode didapatkan selisih terbesar pada tiga parameter berturut-turut adalah nilai kadar abu 1,66%, Volatile Matter 0,9%, Karbon Tertambat 0,9%. Dan didapatkan perbandingan pada cara persiapan sampel sebelum diuji. Dengan demikian, hasil dari penelitian menunjukan perbandingan dalam kedua metode yang dapat digunakan dalam Analisa batubara, ASTM lebih cocok untuk digunakan dalam normal test karena dapat meminimalisir terjadinya kesalahan dalam Analisa
References
Annisak, F., Zainuri, H. S., & Fadillah, S. (2024). Peran Uji Hipotesis Penelitian Perbandingan Menggunakan Statistika Non Parametrik Dalam Penelitian. Al Ittihadu, 3(1), 105–116.
Djabar, F., Zamani, F., & Eddy, H. R. (2023). Pembuatan Bahan Acuan Baku Untuk Analisis Sampel Batubara. Buletin Sumber Daya Geologi, 18(2), 88–99.
Fadhilah, A., Ghony, M. A., & Akmal, R. (2023). Analisis Pengujian Berat Jenis Tanah Sampel Batu Lempung dan Batu Pasir Pada Nomor Titik Bor RA04 PT. Bukit Asam, Tbk. Jurnal Ilmiah Teknik Dan Sains (JITS), 1(1), 19–23.
Fajarwati, D. A., Lepong, P., & Wahidah, W. (2023). Analisis Proksimat dan Ultimat Terhadap Total Sulfur dan Nilai Kalori pada Batubara (PT Geoservices Samarinda). JURNAL GEOSAINS KUTAI BASIN, 6(2), 126–136.
Hower, J. C. (2002). International Handbook of Coal Petrography. 1963, International Committee for Coal and Organic Petrology, 2001 CD ROM reprint. International Journal of Coal Geology, 51(4), 263–264.
Kusniawati, E., Pratiwi, I., & Yonika, S. N. (2023). Analisa Pengaruh Nilai Total Moisture Terhadap Gross Calorivic Value Pada Batubara Jenis X Di PT Bukit Asan, Tbk. Unit Pelabuhan Tarahan. Journal of Innovation Research and Knowledge, 2(8), 3211–3222.
Prijono, A. (1986). Implementation of coal development programs and the future role of indonesia as a potential coal supplier in the southwest Pacific region. Energy, 11(11–12), 1075–1090.
Salahu, H. (2022). Pengaruh Batubara Terbakar dan Faktor Terhadap Output PLTU Pada PT. Pembangkit Jawa Bali Services Kecamatan Tidore Utara. DINTEK, 15(2), 91–101.
Spackman, W. (1958). Section of geology and mineralogy: the maceral concept and the study of modern environments as a means of understanding the nature of coal. Transactions of the New York Academy of Sciences, 20(5 Series II), 411–423.
Suriani, N., & Jailani, M. S. (2023). Konsep Populasi dan Sampling Serta Pemilihan Partisipan Ditinjau Dari Penelitian Ilmiah Pendidikan. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 24–36.
Yenni, F. R., & Prabowo, H. (2021). Management Pengendalian Kualitas Batubara Berdasarkan Parameter Kualitas Batubara Mulai Dari Front Sampai Ke Stockpile Di PT. Budi Gema Gempita, Merapi Timur, Lahat, Sumatera Selatan. Bina Tambang, 6(1), 110–120.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Triana Prihatin, Putra Putra, Rizki Daffa Mulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















