Pengaruh Presipitasi NaOH dan Ca(OH)2 Terhadap Penurunan Kadar Tembaga Pada Limbah Cair PLTU Tanjung Enim 3 X 10 MW (PT. BEST)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.62278/jits.v1i1.5

Keywords:

Presipitasi, Logam berat, Natrium Hidroksida, Kalsium Hidroksida

Abstract

Aktivitas industri Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang memanfaatkan air dalam prosesnya, akan menghasilkan limbah dalam bentuk limbah cair. Limbah cair yang dihasilkan PLTU TE 3 X 10 MW (PT.BEST) yang mengandung kadar logam terlarut berupa tembaga (Cu) diatasi dengan cara dimanfaatkan kembali sebagai air feed demin plant, adapun kandungan Cu pada air limbah industri PLTU tersebut senilai 5.8 μg/L. Hal ini dapat menyebabkan bertambahnya konsentrasi kadar Cu pada air feed tersebut, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar logam pada air limbah. Metode yang digunakan untuk menurunkan kadar logam adalah metode pengendapan menggunakan larutan NaOH dan Ca(OH)₂. Analisis kadar logam menggunakan spektrofotometer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi larutan, waktu pengendapan dan pengaruh larutan NaOH dan Ca(OH)₂ dalam menurunkan kadar Cu. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penambahan pengendapan NaOH dan Ca(OH)₂ terhadap waktu pengendapan. Semakin besar konsentrasi NaOH dan Ca(OH)₂ serta semakin lama waktu pengendapan, semakin besar persentase penurunan logam Cu. Persentase kadar logam Cu terbesar terdapat pada konsentrasi NaOH dan Ca(OH)₂ sebesar 15% dengan persentase penurunan masing-masing sebesar 94% dan 89%. Waktu optimum untuk mengendapkan logam Cu adalah 60 menit. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendapan NaOH lebih baik daripada Ca(OH)₂.

Author Biographies

Muhammad Abdul Ghony, Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam

Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batubara

Triana Prihatin, Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam

Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batubara

Citra Aulia Rizky, Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam

Teknik Pengolahan Hasil Tambang Mineral dan Batubara

References

Anggayana. 2002. Genesa Batubara. Departmen Teknik Pertambangan. FITKM. Institut Teknologi Bandung.

Arif I.H, dkk. 2012. Analisis Kualitas Batubara Berdasarkan Nilai HGI Dengan Standar ASTM. Universitas Bengkulu, Bengkulu.

Edgar. Thomas F. 1983. Coal Processing and Pollution Control, Bibliography : United States, ISBN 13 : 978-0872011229.

KESDM. 2018. Cadangan Batubara Indonesia Sebesar 26 Miliar Ton. [Online]. Tersedia: www.esdm.go.id [3 September 2021].

Linda P., dkk. 2004. Identifikasi Pengaruh Pemanasan Terhadap Sifat Ketergerusan Batubara Ombilin Sumatera Barat. Dosen Tetap Fakultas Teknik, UNISBA.

Muchidin. 2006. Pengendalian Mutu dalam Industri Batubara, Institut Teknologi Bandung : Bandung, ISBN 979-3507-75-6.

PTBA. Profil Perusahaan [Online]. Tersedia: www.ptba.co.id/id/tentang-Kami/profil-perusahaan. [3 September 2021].

PTBA. Tata Cara Kerja Analisis Hardgove Grindability Index (HGI) Batubara [3 September 2021].

Downloads

Published

2023-08-29